Seperti menilik basah
lewat jendela kaca
menengok rindu
yang berikan teduh jiwa
Mataku tertuju pada sudut senyumu
Binarku menarik pandang pada arahmu
Kau Menoreh kisah dalam imajinasi
Ingatanmu muncul di buaian ilusi
Kau memberi ritme dalam pandangmu
Mengalih pandang dalam balut temu
Teduhmu menguntai rasa
Membaur dalam benak menjadi mantra
Pengusir jarak saat menjadi penyekat tatap
Meredam bius rindu yang melaju
Riam kegelisahan mulai tak beraturan
Mengusik pikir dalam ingatan
Adakah senjata terhebat
Selain
Mendekap erat dalam do'a
_Penalaelin_
01/02/2020
ROMANSA TENGAH KOTA
Jalan kota ini akan lengang
Dermaga akan sepi
Biru tetap biru
Tak ku biarkan jadi haru
Senja kan berganti
Kembali ke peraduan
Rindu memanggil kembali
Hidup dalam Ingatan
Senyumu jadi peluru
Menghujam tajam
Mata yang neneduhkan
Sikap yang meredamkan
Romansa tercipta di tengah kota
Syair yang tersurat mewakili rasa
Berjalan cara mencintai
Ajarkan tabah dari sebuah jalan
Ajarkan senyum dari balutnya gusar Jangan lari dan lalu pergi
Kau adalah buku
yang kan kubaca Ketika rindu itu datang Ada senyum yang tak lekang
Ada kisah yang tak usang
Kau menata dengan cara indahmu Mencintaiku dengan caramu
Kau ajarkan aku mencintai diriku
Kau pinta ku menjaga senyumku
Kita saling berdo'a
Tanpa bisa banyak meminta
Saling menyapa
menyebut nama
Seusai salam setelahnya
_Penalaelin_
Dermaga akan sepi
Biru tetap biru
Tak ku biarkan jadi haru
Senja kan berganti
Kembali ke peraduan
Rindu memanggil kembali
Hidup dalam Ingatan
Senyumu jadi peluru
Menghujam tajam
Mata yang neneduhkan
Sikap yang meredamkan
Romansa tercipta di tengah kota
Syair yang tersurat mewakili rasa
Berjalan cara mencintai
Ajarkan tabah dari sebuah jalan
Ajarkan senyum dari balutnya gusar Jangan lari dan lalu pergi
Kau adalah buku
yang kan kubaca Ketika rindu itu datang Ada senyum yang tak lekang
Ada kisah yang tak usang
Kau menata dengan cara indahmu Mencintaiku dengan caramu
Kau ajarkan aku mencintai diriku
Kau pinta ku menjaga senyumku
Kita saling berdo'a
Tanpa bisa banyak meminta
Saling menyapa
menyebut nama
Seusai salam setelahnya
_Penalaelin_
04/12/2019
WARNA SENJA
Bagiku senja adalah kepergian
Dia indah tapi selalu tak menetap
Warna elok namun hanya sesaat
Menjadi transisi antara terang & gelap
Ketika pergi terasa lengang
Ada kehilangan setelahnya
Ada kerinduan muncul sesudahnya
Bagiku senja tetap indah
Walau hanya sekejap
Memberi kesan tak berkesudahan
_Penalaelin_
Dia indah tapi selalu tak menetap
Warna elok namun hanya sesaat
Menjadi transisi antara terang & gelap
Ketika pergi terasa lengang
Ada kehilangan setelahnya
Ada kerinduan muncul sesudahnya
Bagiku senja tetap indah
Walau hanya sekejap
Memberi kesan tak berkesudahan
_Penalaelin_
RINDU
RINDU
Jika rindu adalah titik deru
Biarlah dia berseru
Tidaklah nyenyak diamu
Jika tak kau hantarkan pada tuannya
Jangan kau cambuk rindumu
Atau kau paksa berkelana dalam ruangmu
Biarkanlah membaur
Rindu selalu tahu waktu pulang
Meski membentang ada alasan hilang
_Penalaelin_
Jika rindu adalah titik deru
Biarlah dia berseru
Tidaklah nyenyak diamu
Jika tak kau hantarkan pada tuannya
Jangan kau cambuk rindumu
Atau kau paksa berkelana dalam ruangmu
Biarkanlah membaur
Rindu selalu tahu waktu pulang
Meski membentang ada alasan hilang
_Penalaelin_
13/08/2019
Susu Asyik di Djoeragan Susu
Yeaaay Penalaelin Kali ini mau Merieview aneka susu, ada susu Panas susu dingin Aneka Cemilan dan Aneka susu segar yang Fresh Milk dengan banyak varian rasa dan pokoknya bisa memanjakan lidah rasanya endes dan banyak pilihan makanannya.
Lokasi 🛣️
Djoeragan Susu
Jl. Bantul No.74, Gedongkiwo, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55142
2,5 km
Diantara semua menu kurang lebih 21 rasa Susu segarnya kalau saya sih Lebih Suka Susu Sirsak dan cemilan yang ga ketinggalan Favorit saya yaitu Sandwichnya, Ubi Ungu yang di olah lalu di rebus dengan susu segar juga ga kalah enak yakin deh Kalian Pasti ketagihan boleh di coba
Tempatnya cozy banget dan asik buat nyantai di jamin asyik buat ngobrol dan diskusi juga okey punya tempatnya nyaman bersih dan rekomended deh silih berganti datang dan pergi baik yang pasangan maupun keluarga bahkan yang sendiri Juga banyak yang nongki cantik disini untuk menikmati kesegaran susu segar bawaanya pengen lagi dan lagi Berasa Haus Terus Kedai Ini buka Dari pukul. 05.00 sampai 02.00 dini hari yah pelayanannya juga auto ramah jadi ga sungkan deh.
Buat kalian yang bingung Langsung kita kasih alamatnya bisa kepo2 juga yah di InstagramnyaDjoeragan Susu
Jl. Bantul No.74, Gedongkiwo, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55142
2,5 km
29/07/2019
PELURUMU
Alam Berseru lalu
Hanya untuk di jadikan kenang
Meracik sebuah Candu
Semesta menyapa bangkit dan terjang
Kita takan pernah tahu gagal
Jika tak benar-benar mencoba
Biarkan semangat tertancap
Biar merasuk dan melebur di jiwa
Melawan bukan berarti berontak
Terkadang diri butuh senapan dan peluru
Untuk memantapkan hentak
Dari diri yang beku dan kaku
Ajarkan diri tak menghindar
Dari setiap alur yang terjal
Pastikan bangkit dan berjiwa besar
Setelah datangnya aral
_penalaelin_
Hanya untuk di jadikan kenang
Meracik sebuah Candu
Semesta menyapa bangkit dan terjang
Kita takan pernah tahu gagal
Jika tak benar-benar mencoba
Biarkan semangat tertancap
Biar merasuk dan melebur di jiwa
Melawan bukan berarti berontak
Terkadang diri butuh senapan dan peluru
Untuk memantapkan hentak
Dari diri yang beku dan kaku
Ajarkan diri tak menghindar
Dari setiap alur yang terjal
Pastikan bangkit dan berjiwa besar
Setelah datangnya aral
_penalaelin_
TERSESAT DI LABIRIN
Rindu meradang
Tersesat pada labirin
Rindu tak pernah usang
Singgah bukan kebetulan
Sepenggal kata mewakili rasa
Meniadakan takut untuk mewakili temu
Sebenarnya risau namun mencoba biasa
Membalut bibir dengan senyum malu
Diam & terasa kaku
Ketika buluh perindu mengusik kalbu
Memastikan akan tenang
Dan tidak berontak dari sarang
Ini bukan pelana atau sirkuit pacuan
Ini hanya ruang yang sedang mencari sinar
Bukan gelap namun butuh penerangan
Karena gemuruh tak redam dan masih menyulut membuat gusar
_Penalaelin_
Tersesat pada labirin
Rindu tak pernah usang
Singgah bukan kebetulan
Sepenggal kata mewakili rasa
Meniadakan takut untuk mewakili temu
Sebenarnya risau namun mencoba biasa
Membalut bibir dengan senyum malu
Diam & terasa kaku
Ketika buluh perindu mengusik kalbu
Memastikan akan tenang
Dan tidak berontak dari sarang
Ini bukan pelana atau sirkuit pacuan
Ini hanya ruang yang sedang mencari sinar
Bukan gelap namun butuh penerangan
Karena gemuruh tak redam dan masih menyulut membuat gusar
_Penalaelin_
Langganan:
Postingan (Atom)
GANJA DI TENGAH REMAJA
Kenapa remaja dan kebanyakan pengguna ganja sulit untuk berhenti Menggunakannya? Ganja atau Mariyuana memiliki nama latin Cannabis Sativa ....
-
Kenapa remaja dan kebanyakan pengguna ganja sulit untuk berhenti Menggunakannya? Ganja atau Mariyuana memiliki nama latin Cannabis Sativa ....
-
Panggil aja laeli atau ivet punya hobby berenang, iseng2 nulis gak jelas yang penting bisa mengapresiasikan apa yang ada di dalam benak sec...
-
Kita tak harus jadi orang lain agar di kenal, tak mesti jadi seperti yang mereka katakan. Tetaplah jadi diri sendiri sebagai identitas dirim...







